• 22

    Jun

    Fiksi//////aku yang memang tidak akan pernah bisa sempurna untukmu

    Tulisan ini bukan untuk merendahkan ciptaan Tuhan yang sudah sempurna. Ini hanya untuk penegasan hati bahwa aku tidak lebih baik dari siapapun.  Entah doaku yang mana yang tuhan kabulkan. Atau seolah olah tuhan kabulkan. Tp nsaat ini aku sakit ya Alloh. Aku benci dengan kerapuhan hati ini. Begitu sensitif dengan kebohongan kecil sekalipun. Dengan peng acuhan sedikit pun. Dengan ketidak pedulian. Dengan picingan mata. Aku benci dengam kerapuhan hati dan diri ini yang begitu sensitif hingga terus merasakan sakit. Aku benci dengan ketidak tawakalan diri ini. Saat ini seolah aku tidak punya siapa-siapa. Hanya engkau yang tau begitu aku rapuh. Aku merasa berada di tempat yang salah. Tempat yang aku pilih sendiri. Tempat yang ternyata aku bukan jd siapa-siapa disini. Dimana aku merasa tida
  • 30

    Jan

    bahagia, hati2..ini terlalu lebay

    Intinya, aq akan dapat menerima kekuranganmu..dan akan selalu ada untukmu. Namun jika engkau menemukan ‘kekurangan’qu..aq tidak akan memaksamu untuk terus ada disampingqu.. engkau boleh pergi dan mencari yang lain.. yang lebih baik dan dan sempurna. Karna sesungguhnya, kebahagiaanmu dan keluarga mu adalah ambisi qu.. Kalian berhak mendapatkan yang terbaik. Kalo cinta jangan cinta banget nanti bisa jd benci, dan kalo benci juga jangan benci banget nanti bisa jd cinta. Tapi aq sudah menyayangi dan keluargamu sangat, tapi tidak untuk membenci dikemudian hari. Dari situ lah, kebahagaian kalian menjadi penting bagiqu. Bahkan, jika dengan ketiadaanqu kalian bahagia.. Aq akan melakukannya.
  • 25

    Jan

    25012015

    Memang seharusnya saya gak nerima kamu lagi. Gak ngebiarin kamu muncul dan nyentuh hidup saya lagiih. Ya, seharusnya saya tetap menutup pintu itu. Khusnudzon saya kalau kamu sudah berubah dan akan terus berusaha untuk lebih baik. Tapi, sampai saya menulis inipun, kamu hanya punya segudang bualan dan janji yang belumn pernah bisa kamu buktikan pada saya satupun. Mav kalo saya terkesan tidak peduli atau tidak mengerti beban piqiran kamu, tapi saya rasa dari pertama dulu, saya sudah terlalu mengerti dan memaklumi semuanya tentang kamu. Nething saya, lagi dan lagi, ini cara kamu supaya saya lelah dan pergi. Iya, terkesannya saya yang pergi, padahal itu cara halus kamu mengusir saya. Saya mah tetap disini ya, kamu yang dtang dan pergi. Klo sekarang kamu datang lagi dan untuk kembali pergi, sila
  • 25

    Jan

    23112014-25012015

    Tanggal 25 januari kemaren,hari pertama dalam 2bulan,tanpa komunikasi tanpa kabar, entah hari ini dan seterusnya akan seperti apa. Harusnya saya sudah mengerti tapi namanya juga saya, saya belum terbiasa. Benci,sebal,sedih,kesal,marah iya, tp ujung2nya sediqit khawatir. Padahal saya aqin dy baik2 aja. Dan saat lyat WA nya aktif, saya lega karna b’arti masih ada kehidupan ‘disana’ sekalipun saya tetap berharap dy menghubungi saya. Saya tidak yaqin klo saya melakukan salah sehingga dy tidak menghubungi saya. Bukan karna saya selalu benar, tp karna saya tau, apapun yang saya lakukan dy TIDAK PEDULI dan tidak akan mempengaruhi apapun sediqitpun pada hati atau hidup nya. Entah dy akan menjadi orang yang akan membahagiakan,atau dya akan menjadi orang yang Allah qirimkan untuk s
  • 24

    Jan

    skeptic3

    4tahun berlalu dan sudah bisa move on. Untuk tidak peduli. Hanya waktu dan kedekatan dengan Tuhan yang dapat menyembuhkan saqit nya hati. Oops..sembuh juga belum tentu tapi setidaknya, rasa saqitnya tak seperti pertama, sudah berqurang. Lalu entah mengenaskan atau ini rahasia Tuhan, ‘dy”datang lagi..dan..dan.. Entah apa yang akan dy bawa dan tawarkan. Semoga ini KEBAIKAN yang tertunda Bukan KEBODOHAN yang terulang. Aamiiin.. Tapi lagi, jadinya lagi..tau setyap hari sampai malam menunggui kabar. Tetap saja terabaikan. Semoga tidak. Dy tidak pernah tau apa yang sudah dihancurkan aku coba bangun kembali, dan Namun ia pun tidak tau kalau kembali ia telah menghancurkannya untuk kesekian kali. Entah bertahan atau perlahan mundur. Maju inginnya tapi tidak dihormati atau disayangi. Ter
- Next

Author

Follow Me

Search

Recent Post